Semakin tua, anehya aku semakin menyedari betapa
merepotkannya aku, seberapa besar orang lain tidak merasa enjoy menghabiskan
waktu denganku.Selain aneh, aku juga dengan sangat ; sadar -kalau selain
merepokan aku juga membosankan, yah mungkin menyebalkan juga.
Aku memang masih belum selesai dengan diriku sendiri.
Diriku sendiri; aku belum mengenalnya. Rasanya seperi
seberapa besar aku jelaskan ke orang lain mereka gak akan mungkin pernah
mengerti.
Lalu ada seseorang yang datang, dia bilang dia menyukaiku
yang-merepotkan-ini. Anehnya, aku menyukainya juga, lebih tepatnya cinta. Ya,
bisa dibilang benar benar mencintainya.
Mencintai memang indah, tapi mengenal orang lain itu sama
sekali gak mudah. Kelemahan terbesarku adalah berkenalan dan mengenal. Sangat
sulit bagiku untuk berkenalan dengan orang lain, tapi mengenal orag lain dengan
begitu dalam , hmm– itu sama sulitnya.Lelaki ini, semakin dalam aku mencintaiya semakin sulit aku mengenalnya. Sifatnya adah tipe sifat yang sangat bertolak belakang dengan ku. Dia adalah sosok yang sangat supel,mudah bergaul, dia gak pernah ambil pusing akan sesuatu. Ya, memang benar benar sangat berbeda. Tapi dengan segala perbedaan yang kita punya, gak bikin aku jenuh;gak sama sekali. Terkadang aku memang merasa dinomorduakan oleh sebarek kegiatannya. Selain punya banyak temsn yang ngajakfia main,diajuga ketua organisasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar